Mengamankan Paket, Mesin, Dan Hewan Peliharaan Menjadi Mungkin Dengan Pembaca RFID

Sultranow.com Munculnya teknologi identifikasi frekuensi radio (RFID) telah menjadi berkah bagi banyak sektor dan ruang lingkup penerapannya melampaui imajinasi. Pembaca RFID telah ada di mana-mana di banyak aplikasi. Dari mengamankan paket hingga menemukan hewan peliharaan, pembaca ini telah mengubah cara banyak proses dilakukan.

Layanan pos akan memanfaatkan pembaca RFID untuk melacak paket. Dengan melengkapi paket dengan tag RFID, pelacakan dan keamanan dapat dipastikan. Selain itu, pembaca RFID menyediakan cara yang sederhana, mudah, dan hemat biaya untuk mengelola dan mengontrol akses dalam aplikasi industri.

Mengamankan Paket, Mesin, Dan Hewan Peliharaan Menjadi Mungkin Dengan Pembaca RFID

Mereka dapat dimodifikasi, dikelola, dan dikonfigurasi dengan mudah. Mereka menyajikan cara mudah untuk mengatasi masalah yang terkait dengan metode tradisional di mana sakelar, kartu strip magnetik, biometrik, dan kata sandi digunakan. Seiring dengan aplikasi industri, pembaca ini dapat digunakan untuk menemukan hewan peliharaan jika mereka hilang.

Dengan menyuntikkan chip RFID pada hewan peliharaan, informasi lokasi dan vaksinasi dapat dicairkan. Permintaan pembaca RFID akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Allied Market Research,pasar pembaca RFID global diperkirakan akan mencapai $22,46 miliar pada tahun 2026. Berikut adalah beberapa kegiatan yang terjadi di seluruh dunia.

Otoritas pemerintah telah memanfaatkan pembaca RFID untuk perbaikan proses dalam aplikasi yang berbeda. Layanan pos dapat menjadi salah satu aplikasi di mana efektivitas teknologi RFID dapat menjadi vital dalam pelacakan paket. 

Berdasarkan standar RFID GS1 global, Correios Brazil mulai menerapkan tag pintar untuk korespondensi dan pelacakan kotak produk. Badan tersebut bekerja sama dengan Universal Postal Union (UPU) untuk melaksanakan proyek tersebut. 

Odarci Maia Jr., Manajer Proyek untuk proyek RFID Correios Brazil, menyoroti bahwa ini adalah proyek pertama di seluruh dunia di mana teknologi RFID UHF telah digunakan untuk melacak kargo pos. Implementasinya rumit dalam melacak kargo pos dengan dimensi, bahan, dan orientasi yang beragam.

Rendahnya biaya tag RFID membuat dampak minimal pada total biaya layanan pos. Pelacakan dapat dilakukan dalam jendela waktu kecil. Sebagian besar produk tidak membenarkan nilai penggunaan tag RFID. Namun, tag murah dapat digunakan untuk banyak jenis beban dengan menggunakan tag dengan standar pasar.

Penggunaan tag RFID untuk tujuan keamanan berlanjut dengan penggunaan untuk mengamankan mesin di sektor industri. IDEC Corporation meluncurkan seri KW2D pembaca RFID pintar. 

Pembaca ini dapat dipasang pada lubang pemasangan panel 22mm yang digunakan pada mesin. Selain itu, mereka dapat diintegrasikan ke dalam sistem otomatis. Ini dirancang sedemikian rupa sehingga mereka menawarkan kemudahan dalam penerapan langkah-langkah otorisasi dan otentikasi. 

Mereka memiliki port Ethernet built-in yang memberikan kemudahan konektivitas ke perangkat host seperti HMI dan PLC menggunakan Modbus TCP. Selain itu, ini berisi terminal catu daya push-in. Selain itu, lampu LED putih, hijau, dan merah telah digunakan untuk menunjukkan siaga, kesalahan, dan verifikasi. Tag ini berguna untuk menyimpan peralatan mesin, penanganan material,

Dari aplikasi industri dan pos, teknologi RFID dapat berguna untuk menemukan hewan peliharaan jika hilang. The Greater Hyderabad Municipal Corporation (GHMC) di India memiliki rencana untuk menyuntikkan hewan peliharaan dengan chip RFID untuk membantu pemilik menemukan hewan peliharaan mereka jika mereka hilang. 

Chip ini juga akan berisi rincian tentang vaksinasi dan lain-lain. Korporasi telah merencanakan untuk meluncurkan aplikasi bernama GHMC ABC untuk melacak hewan peliharaan dan memanfaatkan informasi mengenai vaksinasi.

Ada banyak keluhan tentang hewan peliharaan yang hilang yang diajukan ke perusahaan. Pejabat dari GHMC memutuskan untuk menyuntikkan hewan peliharaan dengan pembaca RFID sebelum mengeluarkan lisensi hewan peliharaan. Selain itu, peralatan untuk membaca data akan diberikan kepada pemilik. 

Informasi dalam chip RFID akan mencakup nama pemilik dan hewan peliharaan, riwayat vaksinasi, jadwal vaksinasi berikutnya, alamat tempat tinggal pemilik, dan informasi garis bujur dan lintang. Jika hewan peliharaan hilang dan pengaduan diajukan, regu anjing dapat melacak hewan peliharaan yang hilang melalui lokasi yang ditunjukkan oleh chip RFID. 

Selain itu, pemilik dapat diberitahu tentang tanggal vaksinasi melalui pesan teks. Para pejabat akan mengawasi database secara teratur. Ini adalah manfaat yang dapat dicairkan melalui pemasangan pembaca RFID pada hewan peliharaan.

admin

Hai, nama saya Dwiyanto Nugraha. Saya adalah satu dari sekian banyak pecinta "Mie Siram" di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.