Mengatasi Kedutan di Mata

Kedutan pada mata adalah kondisi pada area sekitar mata terasa berdenyut-denyut dan hampir semua orang pernah mengalaminya.

Meski tidak berbahaya namun kedutan pada mata terasa mengganggu hingga terkadang penderitanya ingin segera menemukan penyebabnya.

Penyakit mata ini bisa terjadi pada siapa saja dan letaknya bisa dimana saja pada area mata.

Bisa terjadi pada mata sebelah kanan ataupun kiri, bisa bagian kelopak atas maupun bawah. Frekuensinya juga bisa sering namun juga ada yang jarang terjadi.

Di Indonesia, khususnya daerah Jawa, tidak sedikit orang percaya dan menghubungkan arti kedutan mata pada sesuatu hal (Ramalan).

Malah, hal ini dibukukan dalam sebuah buku yang sering disebut primbon.

Pada primbon kedutan diartikan sebagai tanda akan terjadinya sesuatu. Bila berdenyut bagian atas menandakan akan mendapat rezeki atau kabar baik. Sedang jika terjadi dibawah menandakan akan mendapat kabar buruk.

Namun dunia medis punya pendapat lain tentang hal ini dan sama sekali berbeda dengan apa yang di artikan oleh primbon.

Ingin tahu lebih detail tentang kedutan pada mata dari segi medis, simak artikel ini hingga tuntas.

Penyebab Kedutan Mata Menurut Medis

Penyebab Kedutan Mata dari Sisi Medis
Penyebab Kedutan Mata dari Sisi Medis

Kedutan dalam dunia medis disebut dengan istilah Blepharospasm (Beb), kondisi dimana otot berkontraksi tidak terkontrol.

Hal ini mengakibatkan gerakan spontan atau tiba-tiba pada kelopak mata atas atau bawah.

Otot yang terlibat dalam reaksi ini adalah otot orbicularis oculi.

Kedutan terjadi karena selaput saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba mengalami rangsangan (kontraksi) yang membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis membuat mata kejang sesaat.

Kedutan pada mata ini bukanlah masalah medis yang serius.

Dari sisi medis, kedutan pada mata yang paling umum disebabkan oleh kecapean, stres, kurang tidur dan mata lelah.

Namun, kedutan pada mata yang terjadi bisa dianggap serius jika kedutannya terjadi dalam waktu lama dan intens.

Berikut penjelasan lengkap penyebab kedutan pada mata yang secara umum sering ditemukan.

# Kurang tidur

Tidur adalah cara istirahat yang paling baik. Selain bisa berimbas ke penyakit lain, kurang tidur juga bisa sebagai pemicu kedutan pada mata.

Bila mata mengalami kedutan, bisa jadi sebuah pertanda mata butuh istirahat.

Coba ingat beberapa hari terakhir apakah tidur anda sudah cukup!

Aturlah agar suasana kamar menjadi nyaman, tidak ada gangguan dan matikan lampu sesaat sebelum terlelap. Ingat, waktu tidur yang paling baik adalah malam hari dengan jumlah waktu tidur 8 – 10 jam/hari.

# Kelelahan

Jika merasa waktu tidur sudah cukup namun ternyata mata masih sering berkedut, bisa jadi itu pertanda badan mengalami kelelahan.

Luangkanlah waktu sejenak di sela-sela kesibukan untuk beristirahat atau merelaksasi tubuh agar bugar kembali.

# Stres

Selain kelelahan fisik, kelelahan pikiran atau stres juga merupakan salah satu penyebab kedutan pada mata.

Untuk menghindarinya, biasakan diri berpikir dengan tenang dan jangan membebani pikiran dengan hal-hal yang memberatkan kerja otak.

# Mata lelah

Seharian bekerja di depan komputer mengamati layar mungkin tidak membuat badan begitu lelah, namun bagaimana dengan organ mata!

Mata akan mengalami kelelahan dan dapat membuat mata menjadi kering, merah dan sering berkedut.

# Kafein dan Alkohol

Dalam kadar tertentu kafein memang bisa menghilangkan kantuk dan membuat tubuh segar kembali.

Namun dibalik itu banyak ahli yang percaya bahwa kafein dan alkohol yang berlebihan bisa menjadi salah satu penyebab kedutan pada mata.

# Mata Kering

Mata kering bisa disebabkan oleh penuaan, lelah karena kelamaan melihat layar gadget, efek samping penggunaan obat tertentu, penggunaan lensa kontak dan lain sebagainya.

Selain menimbulkan mata merah dan terasa panas seperti terbakar, mata kering jika tidak segera diatasi juga dipercaya sebagai salah satu penyebab mata menjadi berkedut.

# Kekurangan Nutrisi

Tahukah anda, kekurangan zat apa yang bisa menyebabkan kelopak mata menjadi kejang!

Jawabannya adalah magnesium.

Jika tubuh kekurangan zat ini bisa dipastikan mata akan mengalami kedutan.

Untuk itu, mulailah mengkonsumsi makanan sehat untuk mata. Dengan makanan sehat, kebutuhan nutrisi mata juga akan terpenuhi.

# Alergi

Saat mata mengalami alergi, akan terasa gatal dan ingin rasanya diusap. Bila menurutinya, kemungkinan basar mata akan mengeluarkan histamin yang telah bercampur dengan air mata.

Histamin ini dipercaya menjadi salah satu penyebab kedutan pada mata.

# Keturunan, Trauma Fisik dan Infeksi

Penyebab kedutan pada mata yang terakhir adalah faktor keturunan, trauma fisik dan bisa jadi karena infeksi.

Faktor-faktor tersebut akan membuat kelopak mata melakukan gerakan tak terkontrol. Jika jarang terjadi dan intensitasnya hanya sebentar, mungkin dengan istirahat yang cukup membuat kedutan pada mata akan berhenti.

Namun bila reaksinya terlalu sering dan cukup lama, sebaiknya hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tips Mengatasi Kedutan Pada Mata

Tips Mengatasi Kedutan Pada Mata
Tips Mengatasi Kedutan Pada Mata

Penjelasan di atas sudah lengkap, bahwa kedutan pada mata bukanlah masalah medis yang serius. Kedutan pada mata hanyalah tanda kekurangan tidur, kelelahan, stres dan sebagainya.

Untuk mengatasi hal itu, dianjurkan untuk istirahat yang cukup.

Dengan istirahat yang cukup, bisa dipastikan kedutan pada mata akan sembuh dan jarang kembali kambuh. Akan tetapi bila suatu saat kambuh, itu tandanya tubuh mengalami kelelahan dan butuh istirahat.

Yang perlu diperhatikan, bila istirahat sudah cukup namun mata masih mengalami kedutan, kemungkinan besar anda menderita penyakit lain.

Saran terbaik dalam hal ini, kunjungilah ke dokter ahli untuk memeriksakan diri secara menyeluruh.

Semoga membantu.

Tinggalkan komentar