Cara Membuat Website dari Nol untuk Pemula (Panduan 2021)

Jika saat ini kamu sedang mencari tutorial cara membuat website, maka kamu sedang berada di artikel yang tepat.

Karena dalam artikel ini kamu akan dipandu bagaimana membuat website mulai dari nol hingga nantinya bisa digunakan.

Website merupakan media promosi yang tepat untuk membangun bisnis ataupun menghasilkan uang dari internet.

Dengan panduan ini pula nantinya kamu akan tahu jika membuat website tidak serumit seperti apa yang dipikirkan orang.

Untuk memudahkan kamu mengikuti panduan ini, kami sudah membuat konsep dasar langkah demi langkah membuat website.

Ini dia…

Cara Membuat Website dalam 10 Langkah

1. Tentukan Arah Pembuatan Website
2. Pilih Platform Membuat Website
3. Register Domain dan Hosting
4. Install Website di Hosting
5. Kenali Fungsi dan Fitur Website
6. Melakukan Konfigurasi Pada Website
7. Menerbitkan Postingan di Website
8. Membuat Menu di Website
9. Membuat Formulir Kontak
10. Promosikan Website di Media Sosial

Dengan mempelajari semua hal tersebut akan membantumu mahir membuat website.

Selain itu kamu juga perlu segelas kopi, karena panduan membuat website dari nol ini akan cukup panjang.

Mari kita mulai membuat website.

Langkah 1: Tentukan Arah Pembuatan Website

Menentukan arah atau tujuan pembuatan website pada awal-awal merupakan hal yang penting karena ini akan menjadi landasan website kamu di masa depan.

Apakah kamu membuat website tersebut hanya sebagai kebutuhan personal?

Biasanya ini disebut website personal.

Ataukah kamu membuat website untuk kebutuhan komersil, seperti toko online, portofolio, dll.

Ada juga tujuan pembuatan website dengan tipe bisnis.

Tipe website bisnis ini dibuat oleh perusahaan yang ingin meningkatkan kredibilitas mereka dimata calon pelanggan.

Namun secara garis besar tujuan pembuatan website ini dipengaruhi oleh faktor ketertarikan oleh sesuatu (Niche).

Contoh: Kamu suka dengan teknologi, maka kamu bisa membuat website dengan konten yang cenderung ke arah teknologi.

Mulai renungkan website apa yang akan kamu buat.

Jika sudah menentukan tujuan pembuatan website, maka sekarang kamu bisa melangkah ke tahap berikutnya.

Memilih platform untuk membangun websitemu.

Langkah 2: Pilih Platform Membuat Website

Sebelum membuat website kamu perlu terlebih dahulu menentukan software apa yang akan digunakan untuk membuatnya.

Ini adalah daftar beberapa software terbaik yang dapat kamu gunakan membuat website tanpa perlu mahir coding sekalipun.

Mulai dari yang gratis hingga berbayar.

  • WordPress
  • Wix
  • Weebly
  • SITE123
  • Strikingly
  • Jimdo
  • SimpleSite
  • Webnode
  • IM Creator
  • Mozello

Bingung melihat begitu banyak software untuk membuat website?

Tidak perlu bingung.

Kamu cukup memilih satu dari sekian banyak software di atas dengan memberi beberapa kriteria tertentu, seperti:

  • Gratis digunakan
  • Banyak penggunanya
  • Mudah digunakan

Dengan punya kriteria maka tidak akan sulit memilih software apa yang akan kamu gunakan dalam membuat website.

Jika mengikuti tiga kriteria di atas maka pilihannya adalah WordPress.

Kami rekomendasikan kamu menggunakan WordPress, software paling populer untuk membangun website.

Disamping mudah digunakan, WordPress juga tersedia gratis tanpa mengeluarkan uang sepeserpun untuk membeli softwarenya.

Tidak hanya itu, puluhan ribu template dan plugin tersedia gratis yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan websitemu.

Sekarang kami akan memperkenalkan kamu terlebih dahulu tentang WordPress.

Apa itu WordPress?

Bagaimana cara kerja dari WordPress?

Pertanyaan itu akan terjawab sebentar lagi.

Dengan memahami WordPress, kamu akan lebih mudah membuat sebuah website dari WordPress.

Apa itu WordPress?

WordPress merupakan sebuah perangkat lunak (Software) yang dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh siapa saja (Open Source).

WordPress dibangun dengan bahasa programan PHP dan MySQL (Database).

Pada perkembangannya saat ini, WordPress mulai digunakan sebagai Content Management System (CMS).

Bahasa sederhananya, WordPress adalah sebuah platform digunakan untuk manajemen konten.

Orang awam sekalipun bisa menggunakan WordPress karena tidak membutuhkan bahasa pemrograman mumpuni untuk mengoperasionalkannya.

Disamping itu, WordPress merupakan software yang paling populer digunakan untuk membuat website.

Diperkirakan ada 38% website di internet menggunakan WordPress dan telah di download sebanyak 157.563.262 kali hingga tulisan ini dibuat.

Termasuk website kami pun menggunakan WordPress.

Sejak 2003 hingga saat ini WordPress adalah CMS paling populer.

Setidaknya ada sekitar 325.005 website top di dunia menggunakan WordPress.

Jika dulu WordPress hanya digunakan untuk membuat blog, sekarang semuanya berbeda.

Berkembangnya WordPress dari tahun ke tahun membuat CMS ini bisa digunakan membuat website jual beli, profil perusahaan, portofolio, direktori, dll.

Memilih WordPress adalah pilihan paling tepat bagi kamu untuk membangun sebuah website.

WordPress.com dan WordPress.org

Selanjutnya kamu perlu memahami bahwa WordPress mempunyai dua platform.

Di sini banyak orang keliru mengartikan kedua hal ini adalah platform yang sama.

Hal ini dapat menimbulkan masalah saat akan membuat website.

Untungnya kamu berada pada artikel yang tepat. Jadi kamu bisa mengantisipasi hal ini di awal-awal sebelum membuat website dengan WordPress.

Perbedaan paling mencolok dari kedua platform tersebut terletak pada segi keleluasaan pengguna.

WordPress.com mempunyai banyak batasan yang tidak bisa kamu lakukan.

Salah satunya penentuan ekstensi domain.

Ketika pertamakali menginstal versi gratis dari WordPress.com maka domain kamu akan terlihat seperti ini:

www.websitekamu.wordpress.com

Apakah kamu mau websitemu ada embel-embel wordpress.com dibelakangnya?

Tahukah kamu apa penyebabnya?

Nama domain akan ada ekstensi wordpress.com dibelakangnya karena domain yang kamu daftarkan hanya akan menjadi sub domain diserver mereka (Hosted).

Apakah hanya itu kekurangannya?

Tidak hanya sampai disitu.

Disamping ekstensi domain tadi ada juga batasan kamu tidak boleh menginstall template dan plugin dari vendor luar.

Masih belum selesai.

Kamu juga tidak diperkenankan memasang Ads selain WordAds yang dikembangkan oleh WordPress.com.

Ketentuan Ads WordPress.com
Ketentuan Monetisasi WordPress.org

Semua batasan-batasan itu mengembalikan tujuan awal pengembangan WordPress.com sebagai sebuah platform blogging.

Lebih lanjut kamu bisa mempelajari kelebihan dan kekurangan dari kedua platform pada artikel Perbandingan WordPress.com dan WordPress.org

Sampai disini kamu pasti sudah paham.

Jika ingin membuat website yang powerfull maka yang kamu gunakan adalah WordPress (self-hosted) dengan bantuan sumberdaya dari luar (Plugin).

Langkah 3: Register Domain dan Hosting

Untuk membuat sebuah website kamu perlu mempersiapkan dua hal.

  • Domain
  • Hosting

Domain, sebuah nama yang akan menjadi alamat websitemu.

Contoh: namawebsitekamu.com

Hosting, sebuah rumah atau tempat menampung file websitemu di internet.

Sebelum mendaftarkan nama domain, kamu perlu terlebih dahulu mempertimbangkan nama apa yang akan digunakan.

Hal ini penting, sebab nama sebuah domain akan merepresentasikan dari sebuah brand/merek dari bisnis yang akan kamu bangun di websitemu nantinya.

Jika sudah punya ide nama apa yang akan kamu gunakan untuk domain maka sekarang mulailah mendaftarkannya.

Saat ini sudah banyak provider di Indonesia menyediakan layanan pendaftaran domain dengan tawaran harga bervariatif.

Ini beberapa provider web hosting dalam negeri tempat kamu bisa mendaftarkan nama domainmu.

Kamu juga bisa mendaftarkan nama domainmu di provider luar negeri.

Namun karena kamu masih pemula sebaiknya gunakan provider dalam negeri terlebih dahulu.

Hal ini untuk memudahkan kamu berkomunikasi dengan penyedia layanan jika terjadi masalah.

Untuk memilih di provider mana akan mendaftarkan nama domainmu maka kamu perlu memperhatikan hal ini.

Sudah berapa lama mereka bertahan di bisnis ini?

Apa saja yang mereka tawarkan dari layanannya?

Namun jika bingung menentukan provider mana yang akan kamu gunakan, kami akan rekomendasikan sebuah provider untukmu.

Kami rekomendasikan menggunakan Niagahoster.

Kamu bisa mendaftarkan nama domainmu pada mereka.

Ada beberapa pertimbangan mengapa kami merekomendasikanmu menggunakan layanan dari Niagahoster.

Niagahoster adalah salah satu provider penyedia jasa webhosting terbesar di Indonesia dan berdiri sejak tahun 2013.

Provider ini telah melayani pelanggan lebih dari 29 juta orang dari 178 negara.

29 juta pelanggan menaruh kepercayaan pada Niagahoster.

Puluhan juta orang memberi kepercayaan pada layanan Niagahoster.

Angka ini cukup besar untuk sebuah layanan.

Dari hal ini saja sudah bisa menjadi pertimbangan memilih menggunakan layanan mereka.

Belum lagi dengan performa hosting niagahoster yang up timenya dikisaran angka 99,91%.

Tidak selesai sampai di situ.

Ada promo khusus yang ditawarkan dari Niagahoster.

Jika membeli paket hosting mereka kamu akan mendapatkan gratis sebuah domain.

Ini adalah transaksi menguntungkan untukmu, beli 1 dapat 2.

Kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk mencari provider hosting lain karena membeli layanan hosting Niagahoster akan mendapat gratis sebuah domain.

Untuk mendapatkan promosi domain gratis dan diskon pembelian hosting hingga 70% kamu bisa menggunakan link dibawah ini.

→ Klaim Promosi 70% + Gratis Domain dari Niagahoster ←

Kami menjunjung tinggi yang namanya transparansi.

Dalam hal ini jika kamu membeli layanan dari Niagahoster melalui link di atas (Referral) maka kami mendapat komisi dari pembelianmu di Niagahoster.

Namun tidak perlu khawatir karena hal itu tidak akan menambah beban biaya apapun dari belanjamu.

Tentu tidak ada paksaan sama sekali untuk menggunakan link referral tersebut dalam membeli layanan di Niagahoster.

Namun apabila kamu menggunakan link referral dari kami ada keuntungan lain.

Apa keuntungannya?

Kamu akan mendapatkan kembali potongan harga 5% jika menggunakan kode kupon niagahoster dari kami pada saat pembelian.

Gunakan kode kupon ini untuk mengklaim potongan harga pada saat chekout.

Kode Kupon: SLTNW5

Lanjut…

Setelah mengklik link referral tersebut maka kamu akan menuju ke homepage Niagahoster.

Di sini kamu dapat memilih layanan apa yang akan kamu gunakan.

Pada awal-awal membangun sebuah website kami merekomendasikan kamu menggunakan shared hosting terlebih dahulu.

Walaupun sebenarnya niagahoster juga menyediakan cloud hosting, cloud vps, dll.

Namun saat ini kamu belum membutuhkannya.

Pertimbangan utama menggunakan shared hosting adalah harga yang lebih murah dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Niagahoster

Jika kamu sudah mengklik unlimited hosting dimenu homepagenya maka kamu dibawa ke sebuah halaman pemilihan paket penjualan unlimited hosting Indonesia.

Pilih hosting sesuai dengan kondisi keuangan kamu saat ini.

Catatan: Jika ingin mendapatkan gratis domain dalam paket pembelian hosting maka minimal kamu pilih paket pelajar atau personal.

Paket personal merupakan penawaran terbaik dari niagahoster.

Unlimited Hosting Indonesia

Klik salah satu dari tiga paket yang menawarkan domain gratis:

  • Paket Pelajar
  • Paket Personal
  • Paket Bisnis

Setelah itu kamu akan dibawa ke halaman penjualan Niagahoster.

Di halaman ini kamu bisa memastikan kembali paket hosting dan domain apa yang mau digunakan.

Paket Hosting dan Domain

Setelah mengisi nama domain, cek ketersediaaan domain tersebut.

Jika nama domain tersedia kamu bisa menambahkan domain itu ke dalam keranjang belanja.

Domain tersebut akan terhitung 0 rupiah karena telah menjadi bagian pembelian hosting.

Lanjutkan pembelian dan abaikan saja fitur tambahan yang ditawarkan karena saat ini kamu belum membutuhkannya.

Setelah itu kamu bisa memilih metode pembayaran apa yang akan digunakan.

Saran kami, gunakan metode pembayaran yang punya fitur konfirmasi pembayaran otomatis.

Seperti BCA Virtual Account, Mandiri Virtual Account, BRIVA, Indomaret atau gopay.

Jadi kamu tidak perlu repot untuk melakukan konfirmasi pembayaran secara manual dengan mengirim tiket.

Jangan lupa untuk memasukkan kode kupon yang telah kami berikan sebelumnya untuk mengklaim diskon 5%.

Setelah memasukkan kode kupon lalu klik tombol gunakan.

Ini akan memotong total belanja kamu sebesar 5%.

Kupon Diskon 5% Niagahoster

Terakhir, masukkan informasi lengkap kamu agar nantinya terdaftar di member area Niagahoster.

Setelah sukses kamu akan menerima email detail pembelian dan instruksi bagaimana masuk ke member area.

Catatan: Jika kamu kesulitan untuk melakukan pembelian, kamu bisa menghubungi kami dihalaman kontak untuk mendapat bantuan.

Tahap ini telah selesai, mari lanjut ke tahap berikutnya menginstall WordPress di Hosting.

Langkah 4: Install Website di Hosting

Saat ini kamu sudah punya domain dan hosting.

Sekarang saatnya membuat websitemu online dan bisa di akses oleh semua orang di internet.

Untuk menginstall WordPress di hosting ada dua metode yang digunakan, otomatis dan manual.

Otomatis, metode ini menggunakan script yang disediakan pada cpanel.

Manual, mengupload software WordPress ke dalam hosting dan membuat database.

Namun karena ini merupakan tutorial dasar membuat website dengan WordPress untuk pemula maka kamu tidak perlu menggunakan cara manual.

Walaupun kami juga akan tetap memberikan detail cara install WordPress di hosting dengan cara manual.

Berikut langkah-langkahnya.

Cara Install WordPress di Hosting (Otomatis)

Yang pertamakali kamu harus lakukan adalah masuk ke dalam member area niagahoster.

Kamu bisa menggunakan email dan password yang di daftarkan sebelumnya saat checkout pembelian hosting.

Setelah masuk di member area pada bagian layanan kamu akan menemukan tab hosting.

Member Area Niagahoster

Tab ini berisi layanan yang telah kamu beli sebelumnya, arahkan kursor pada sudut kanan lalu klik tombol kelola hosting.

Kelola Hosting Niagahoster

Setelah itu kamu akan diarahkan pada halaman pengaturan hosting.

Pilih cpanel pada tab lalu pilih menu All Features.

cpanel

Scroll ke bawah hingga kamu menemukan Softaculous Apps Installer lalu klik WordPress.

Softaculous Apps Installer

Sampai di sini kamu bisa menginstall WordPress dengan melakukan klik pada tombol Install atau tombol Install Now.

Install WordPress

Pada tahap ini kamu akan dibawa ke halaman instalasi WordPress.

Kamu bisa mulai dengan melakulan konfigurasi dasar dengan melengkapi kolom software setup.

Pilih protokol websitemu.

  • Menggunakan http atau https.
  • Menggunakan www atau non www.

Selanjutnya pilih nama domain yang akan kamu install WordPress di dalamnya.

Kamu bisa mengosongkan kolom directory jika ingin menggunakan WordPress sebagai website utamamu seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Software Setup

Setelah itu masukkan nama website kamu beserta deskripsinya pada bagian site setting.

Pada bagian Admin Account, kamu bisa memasukkan admin username, admin password dan admin email.

Catatan: Hindari menggunakan username “admin” atau “administrator” agar website kamu tidak mudah diretas.

Sesuaikan bahasa websitemu lalu setting plugin WordPress dengan cara klik tombol manage plugin sets.

Ini hanya merupakan plugin dasar untuk mempermudah kamu nantinya menggunakan WordPress.

Kamu juga bisa membatasi kesempatan login untuk meningkatkan keamanan websitemu.

Namun tidak perlu khawatir karena kamu juga dapat mengatur semua hal ini setelah proses instalasi selesai.

login attempts

Lanjut…

Pada bagian ini kamu bisa mengisi nama database websitemu.

Ada juga pilihan auto upgrade untuk mengupgrade otomatis tema dan plugin kamu selama proses instalasi berlangsung.

Pada kolom table prefix dan lokasi backup biarkan default.

Advanced Options

Klik tombol install.

Tunggu proses penginstalan WordPress di hosting kamu hingga selesai.

WordPress Sukses Terinstal

Selamat, sampai disini WordPress telah berhasil kamu install dan mulai dapat diakses di internet.

Cara Install WordPress di Hosting (Manual)

Cara install WordPress di hosting secara manual ini bisa kamu gunakan sebagai cara alternatif apabila dihosting kamu tidak tersedia Softaculous Apps Installer.

Namun apabila script seperti Softaculous Apps Installer tersedia, kamu bisa melewati langkah ini.

Cara ini pada dasarnya banyak yang gunakan, termasuk kami.

Alasannya, sudah terbiasa menggunakan cara manual seperti ini.

Pertama unduh software WordPress terlebih dahulu.

Pilih versi terbaru yang berekstensi .zip dibelakangnya.

Setelah itu akses cPanel, baik itu melalui member area niagahoster atau menambahkan /cpanel dibelakang nama domain utamamu.

contoh: namadomainkamu.com/cpanel

Akan tampil halaman login cPanel.

Login Cpanel

Masukkan username dan passwordmu.

Biasanya username dan password ini bisa dilihat pada halaman member area pada layanan kamu yang aktif.

Atau kamu bisa melihat username dan password ini pada email yang dikirim pihak penyedia layanan.

Jika sudah masuk ke cPanel, akses file manager pada area files.

File Manager Cpanel

Setelah itu kamu masuk ke folder bernama public_html.

Public_Html

Upload file wordpress.zip yang telah kamu download sebelumnya dengan memilih upload pada navigasi atas cPanel.

Upload File WordPress

Setelah upload selesai, akan ada file wordpress.zip terlihat.

Klik kanan pada file yang telah kamu upload lalu pilih extract wordpress.zip tersebut di folder public_html.

Extract WordPress

Kamu perlu melakukan reload terlebih dahulu dengan cara klik tombol Reload pada sub navigasi cPanel.

Hal ini dilakukan jika file yang kamu extract tidak tampil.

Jika sudah tampil, klik dua kali pada folder yang tadi kamu extract untuk masuk ke dalamnya.

Folder WordPress

Setelah itu blok semua file yang ada di dalam wordpress tadi atau arahkan mouse ke sub navigasi lalu pilih Select All.

Jika semua file sudah terblock berwarna biru klik kanan pada layar yang terblock lalu pilih move.

Folder WordPress Block

Hapus tulisan /wordpress seperti pada gambar dibawah ini.

Folder WordPress Move

Setelah tahap ini kamu tinggal membuat sebuah database.

Kembali ke halaman awal cPanel.

Pada area Database pilih aplikasi bernama MySQL Databases.

MySQL Database

Bikin sebuah database baru.

Create Database

Setelah itu kamu juga perlu membuat user untuk database tersebut.

Add User Database

Kamu bisa menggunakan password generator untuk membuat password untuk user database.

Namun kamu perlu copy terlebih dahulu password tersebut karena akan sulit menghafalnya.

Setelah itu hubungkan antara user dan database lalu pilih add.

User Database

Beri akses ke database pada user tersebut.

Centang saja All Privileges

Hak Akses

Proses ini hampir selesai.

Buka alamat websitemu di browser.

Akan tampil penyesuaian sebelum masuk ke tahap instalasi WordPress.

Pilih bahasa lalu lanjutkan.

Bahasa

Akan tampil pengaturan database untuk menyelesaikan instalasi.

Isi sesuai apa yang kamu bikin sebelumnya di cPanel.

Pengaturan Database

Sampai pada tahap ini kamu tinggal membuat title pada websitemu, user admin, password admin dan email admin.

Setelah itu jalankan instalasi untuk menyelesaikan proses instalasi keseluruhan.

Proses Instalasi

Website kamu sudah terinstal WordPress.

WordPress Teinstal

Lanjut ke tahap berikutnya, mengelola dashboard WordPress.

Langkah 5: Kenali Fungsi dan Fitur di Website

Setelah menginstall WordPress di hosting, saatnya untuk login ke dalam dashboard WordPress kamu untuk mengelola websitemu.

Kamu bisa mengakses halaman login administrator websitemu dengan menambahkan wp-admin dibelakang url domainmu.

Contoh: www.domainkamu.com/wp-admin

Maka akan tampil halaman login seperti ini.

Login Admin WordPress

Masukkan nama pengguna dan password yang kamu buat saat menginstall WordPress tadi.

Dashboard WP

Kurang lebih tampilannya seperti gambar di atas.

Di dashboard ini kamu dapat mengganti template/tema, install plugin, menerbitkan blogpost dan membuat halaman.

Berikut masing-masing penjelasan pada nomor di gambar.

(1) Toolbar

Pada toolbar kamu bisa mengelola profil  yang terlihat di pojok kanan atas, melihat komentar yang masuk diblogpost dan notifikasi apabila ada pembaruan di website.

(2) Navigasi

Sebagian besar pekerjaan kamu akan dihabiskan pada menu navigasi ini.

Mulai dari membuat blogpost, mengelola gambar, menambah halaman, kelola komentar, menambah tema, plugin, dll.

(3) Area Kerja

Pada area kerja akan tampil 5 kolom, diantaranya:

  1. Site Health Status, kamu bisa memantau performa websitemu dari sini.
  2. At a Glance, kolom ini menampilkan jumlah blogpost, halaman dan komentar di websitemu.
  3. Activity, pada kolom ini kamu bisa melihat blogpost terbaru yang diterbitkan dan komentar.
  4. Quick Draft, disini kamu bisa langsung menulis ide postingan apa yang terlintas dibenakmu untuk nanti dikembangkan menjadi sebuah artikel.
  5. WordPress Events anda News, kolom ini menampilkan kabar dari WordPress.

Langkah 6: Melakukan Konfigurasi Pada Website

Biasanya setelah tahu fungsi-fungsi pada menu yang ada di navigasi dashboard WordPress, pengelola website akan melakukan konfigurasi ringan.

Seperti mengubah judul situs dan slogannya (Tagline).

Judul dan Tagline

Ada satu hal lagi yang penting.

Jika bahasa Inggrismu terbatas, kamu bisa mengganti bahasa Inggris ke bahasa Indonesia apabila kamu lupa mengganti bahasa pada awal install WordPress.

Pilih General pada Settings di menu navigasi, lalu scroll kebawah hingga kamu menemukan Site Languange.

Cari bahasa Indonesia dengan melakukan scroll kebawah.

Site Languange

Mengganti bahasa di website akan mempermudah kamu mengelolanya.

Di menu ini selain mengganti bahasa, kamu juga dapat mengganti zona waktu sesuai daerahmu.

Mengganti format tanggal dan waktu.

Setelah mengatur semuanya sesuai kebutuhanmu lalu simpan pengaturan ini agar langsung diterapkan di websitemu.

Mengganti Template

Jika sudah paham menu yang ada di navigasi, maka selanjutnya kamu bisa mengganti template/tema pada websitemu.

Tema adalah salah satu hal yang penting dalam website karena akan menjadi tampilan pada halaman depan websitemu.

Bahasa sederhananya, template adalah apa yang pertamakali dilihat oleh pengunjung websitemu.

Pemilihan template biasanya dipengaruhi oleh selera dan kebutuhan masing-masing website.

Arahkan cursor ke tampilan dan klik tema yang ada pada menu navigasi dashboard WordPress.

Mengganti Tema WordPress

Kurang lebih tampilannya akan seperti dibawah.

Arahkan kursor mouse ke tombol tambah baru.

Ganti Tema WordPress

Pilih salah satu dari ribuan tema yang tersedia sesuai dengan kebutuhan websitemu.

Jika sudah, kamu tinggal install tema tersebut dan mengaktifkannya.

Aktifkan Tema WordPress

Jika sudah aktif, kamu bisa melihat tampilan websitemu sekarang dengan cara mengarahkan kursor ke icon rumah dipojok kiri atas judul situs.

Pilih kunjungi situs, maka kamu dapat melihat tampilan depan websitemu.

Tampilan Awal WordPress

Tampilan pada websitemu mungkin akan terlihat berbeda dengan apa yang terlihat di tutorial ini kecuali kamu menggunakan tema yang sama dengan apa yang kami install.

Sekarang kamu bisa lanjut bagaimana menginstall plugin di WordPress.

Menginstall Plugin

Sebelum menginstall plugin di WordPress, kamu perlu tahu terlebih dahulu apa itu plugin dan fungsinya!

Plugin adalah sebuah sumber dari luar terdiri dari kode atau script yang dipasang (Plug) pada WordPress.

Fungsi dari plugin ini untuk memodifikasi dan mengembangkan fungsi utama dari WordPress.

Dengan adanya bantuan plugin ini akan membuat websitemu lebih mudah untuk di kustomisasi tanpa harus mengedit kode utama WordPress.

Semua plugin yang tersedia mempunyai fungsi berbeda beda. Ada yang diperuntukkan untuk keamanan, SEO, backup, optimalkan kecepatan website, social media, dll.

Pada artikel kali ini kita akan coba install plugin yang akan digunakan nantinya untuk membuat formulir kontak pada step selanjutnya.

Untuk menginstall plugin caranya cukup mudah.

Kamu tinggal arahkan kursor ke “Plugin” yang terdapat di menu navigasi dashboard, lalu pilih tambah baru.

Setelah itu kamu akan diarahkan ke sebuah halaman direktori tempat tersedianya plugin di WordPress.

Direktori Plugin WordPress

Di direktori tersebut akan tampil ribuan plugin dengan berbagai fungsi masing-masing.

Karena pada tutorial ini kita akan membuat sebuah formulir kontak pada step selanjutnya maka plugin yang akan kita install adalah sebuah plugin formulir.

Masukkan kata kunci “caldera” pada kolom pencarian di kanan atas lalu klik enter pada keyboard.

Caldera Form Plugin

Setelah itu install dan aktifkan plugin tersebut untuk nantinya digunakan pada saat membuat formulir kontak di panduan membuat website ini.

Membuat Halaman

Pada tahap ini kamu akan belajar membuat halaman (Page) di WordPress seperti beranda, tentang, kontak, dll.

Sebelum membuat halaman kamu perlu tahu terlebih dahulu apa itu halaman dan apa bedanya dengan pos.

Sekilas kedua hal ini mirip namun fungsinya berbeda satu sama lain.

Dengan memahami kedua hal ini akan membantumu memahami WordPress lebih dalam.

Berikut penjelasan page dan pos.

Page merupakan sebuah halaman yang sifatnya statis atau jarang berubah ubah.

Halaman Statis

Dari gambar diatas yang kami tandai merah merupakan sebuah halaman statis.

Bahkan beranda di website inipun merupakan halaman statis yang diatur menjadi homepage (Halaman depan).

Pos atau postingan adalah konten yang nantinya berada dalam sebuah halaman.

Konten yang dimaksud biasanya berupa artikel rutin diterbitkan dan dapat dibagi berdasarkan kategori serta tag.

Pos

Gambar diatas adalah sebuah pos yang berada dihalaman arsip.

Mari kita coba membuat satu halaman.

Arahkan kursor ke Laman pada menu navigasi di dashboard, lalu pilih Tambah Baru.

Tambah Halaman

Akan tampil sebuah halaman seperti gambar dibawah ini.

Setelah itu beri judul Kontak dan isikan halaman dengan informasi kontak kamu lalu terbitkan.

Halaman Kontak

Setelah menerbitkannya kamu dapat melihat hasilnya pada halaman kontak yang telah kamu buat.

Caranya, kembali ke Laman pada menu navigasi di dashboard lalu pilih Semua Laman.

Semua halaman di websitemu akan terlihat dan klik tampil pada halaman yang tadi kamu buat.

Tampilkan Halaman

Kurang lebih halaman kontak kamu akan terlihat seperti ini.

Frontend Halaman Kontak

Sampai di sini kamu sudah bisa membuat sebuah halaman.

Lanjut ke langkah berikutnya membuat sebuah post atau postingan.

Langkah 7: Menerbitkan Postingan di Website

Untuk membuat atau menerbitkan postingan caranya hampir sama dengan membuat halaman.

Kamu tinggal memilih Tambah Baru pada Pos yang ada di menu navigasi dashboard.

Postingan WordPress

Secara default, setiap postingan yang kamu terbitkan akan berada di halaman homepage atau beranda websitemu.

Berikut penjelasan dari masing-masing nomor.

  1. Judul ini akan menjadi titel postingan yang biasanya di sisipkan kata kunci (Keyword) karena secara default akan terbaca dihalaman pencarian google.
  2. Pada bagian inilah letak isi konten yang akan di baca oleh pengunjung websitemu.
  3. Pada bagian ini kamu bisa melihat status postingan kamu, apakah sudah diterbitkan, konsep atau sementara ditinjau jika websitemu punya sebuah editor dengan peran masing-masing.
  4. Kamu bisa membuat kategori untuk postinganmu. Contoh: Jika websitemu berniche teknologi maka mungkin kategorimu bisa berupa Smartphone, PC, dll, sesuai dengan topik postinganmu.
  5. Tag hampir sama seperti kategori namun biasanya digunakan untuk hal yang lebih spesifik. Contoh: Jika tadinya kategorimu Smartphone maka tagnya bisa berupa tipe hp seperti Samsung, Xiaomi, dll.
  6. Gambar andalan merupakan gambar yang akan dipilih tampil paling depan dan menjadi gambar utama (Thumbnail) di arsip.

Setelah diatur sedemikian rupa kamu bisa menerbitkan postinganmu dan secara default akan terlihat di homepage websitemu.

Postingan di Homepage

Sampai disini kamu sudah bisa membuat postingan, lanjut ke langkah berikutnya membuat menu di wordpress.

Langkah 8: Membuat Menu di Website

Menu merupakan navigasi yang berfungsi sebagai akses cepat di websitemu.

Dengan adanya menu akan memudahkan pengunjung mengakses halaman tertentu di websitemu.

Arahkan kursor ke Tampilan yang ada di navigasi dashboardmu, lalu pilih Menu.

Pada kolom kiri di Laman pilih lihat semua maka akan terlihat semua halaman yang pernah kamu buat.

Centang halaman ingin kamu tampilkan di navigasi websitemu lalu pilih Tambahkan ke Menu.

Hal itu akan memindahkan halaman yang dicentang tadi ke kolom sebelah kanan, lalu klik buat menu.

Membuat Menu

Setelah menu jadi kamu bisa centang lokasi penayangan untuk menjadikan menu tersebut sebagai navigasi utama websitemu.

Terakhir simpan.

Menu Utama

Kamu bisa melihat hasilnya pada halaman depan websitemu.

Menu Utama Depan

Sampai di sini kamu sudah bisa membuat sebuah menu.

Kita lanjut untuk membuat sebuah formulir kontak.

Langkah 9: Membuat Formulir Kontak

Formulir kontak di website berguna untuk memudahkan komunikasi kamu dengan pengunjung.

Dengan adanya formulir kontak juga akan menunjukkan kesan profesional di websitemu.

Berikut cara membuat formulir kontak.

Arahkan kursor ke Caldera Forms di menu navigasi dashboard yang otomatis tampil ketika plugin diaktifkan lalu pilih Forms.

Setelah masuk ke halaman Caldera Forms, klik tombol  New Form yang terletak di atas.

Caldera Forms

Akan tampil pop up template yang ingin kamu gunakan, pilih Contact Form.

Beri nama Kontak lalu Create Form.

Setelah itu kamu bisa mengatur form seperti gambar berikut ini, lalu Save Form.

Membuat Kontak Caldera Form

Setelah formulir tersimpan kamu bisa kembali ke halaman awal caldera form.

Di halaman awal caldera form akan terlihat ada sebuah formulir dengan nama Kontak.

Ambil shortcode dari formulir yang telah kamu buat dengan cara klik Get Shortcode berwarna orange.

Maka caldera forms akan mengenerate sebuah id.

Kamu tinggal copy id yang telah dibuat caldera forms tersebut.

ID Caldera Forms

Setelah kamu mengambil id dari form yang telah dibuat kembali ke halaman kontak.

Pastekan id yang telah kamu copy sebelumnya ke dalam halaman kontak lalu pilih Perbarui pada pojok kanan atas halaman.

Kontak

Setelah itu kamu bisa melihat hasilnya pada halaman utama Kontak websitemu.

Kurang lebih hasilnya akan seperti ini.

Formulir Kontak

Sampai di sini kamu sudah bisa membuat sebuah formulir kontak di websitemu.

Langkah 10: Promosikan Website di Media Sosial

Langkah terakhir adalah mempromosikan websitemu.

Kamu bisa mempromosikan websitemu di media sosial dengan memanfaatkan Facebook, Twitter, dll.

Gabung ke grup-grup Facebook sesuai topik websitemu lalu share postingan kamu disana.

Kamu juga bisa mempromosikan websitemu ke dalam forum-forum diskusi yang sama dengan niche websitemu.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan…

Untuk membuat website tidak begitu sulit karena hanya dibutuhkan beberapa langkah.

Mungkin hasilnya akan berbeda jika kamu menggunakan coding secara manual dalam membangun website dari nol.

Jika punya pertanyaan seputar apa yang kami bahas di artikel ini, kamu bisa membuat pertanyaan di kolom komentar.

Kamu juga bisa menggunakan jasa pembuatan website dari kami apabila kamu tidak ingin repot belajar membuat website dari awal.

Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *